Kantong Plastik; Dampaknya terhadap lingkungan dan Pemanasan Global

Setiap kali ke kantor, saya menyempatkan diri untuk singgah di toko Lumba-Lumba dan membeli susu Dancow sachet dan roti bakar untuk sarapan pagi di kantor. Setiap kali itu pula, penjaga kasir mengambil sebuah kantong plastik untuk menaruh belanjaan saya. Dengan spontan saya berkata ‘tidak usah mba, nanti saya isi di tas kerja saya saja’.

Suatu ketika, dia penasaran dan akhirnya melontarkan pertanyaan ini buat saya ‘Pak, kenapa setiap kali belanja di sini, Bapak tidak pernah menggunakan plastik?’ lalu saya menjawab ‘karena setelah menggunakannya, saya pasti akan membuangnya dan hanya akan menambah sampah plastik’.

Saya lalu tertarik untuk dapat menjelaskan lebih terperinci mengenai bahaya ‘plastik’ sebagai salah satu penyebab pemanasan global saat ini.

 

Ada Apa dengan kantong plastik?

 

Kantong plastik merupakan ‘barang sekali pakai’ yang sangat susah terurai, bahkan bisa membutuhkan waktu hingga 1000 tahun untuk dapat terurai. Jika tercecer di tanah akan merusak lingkungan, menghambat peresapan air, menyebabkan banjir dan merusak kesuburan tanah.

Sekitar 3% plastik di dunia berakhir sebagai sampah yang terapung-apung di permukaan air, termasuk di laut yang menyebabkan kematian banyak ikan paus dan penyu karena sampah plastik tersangkut di pencernaan mereka.

 

Dalam satu tahun, 1 triliun kantong plastik digunakan oleh dunia; setiap orang menggunakan sekitar 170 kantong plastik tiap tahun dan Ini berarti setiap satu menit-nya 2 juta kantong plastik yang dibuang.

 

Bayangkan saja berapa gelas plastik aqua yang dihabiskan satu club profesional Indonesian Super League dalam satu musim kompetisi?

Karena saya penggemar berat Persipura, okelah saya menggunakan Persipura sebagai contoh (walaupun dalam kenyataannya Persipura telah menggunakan botol isi ulang….:-).

 

Dalam satu pertandingan, Persipura membutuhkan setidaknya 2 karton vit yang perkartonnya berisi 48 gelas plastik. Berarti dalam satu pertandingan Persipura sudah menghasilkan 96 sampah gelas plastik aqua.

Jika dalam satu kompetisi persipura harus melakoni 34 pertandingan, maka sudah 3264 gelas plastik aqua yang telah menjadi sampah hasil pertandingan Persipura. Itupun belum ditambah dengan sampah aqua yang dihasilkan oleh lawan tanding peripura. Jadi kasarnya, dapat dikatakan dalam satu kompetisi, Persipura (dan lawan tandingnya) telah menghasilkan 6528 sampah aqua. Coba kita hitung dalam satu kompetisi Indonesian Super League? Berapa sampah plastik aqua yang di hasilkan? Gila bukan?

 

Hal itu berbeda lagi dengan kebiasaan belanja ibu-ibu di pasar ataupun supermarket yang kadang tidak disadari sangat berdampak negatif terhadap lingkungan. Biasanya minimal kantung plastik yang digunakan sekali belanja berjumlah 4 buah dalam berbagai ukuran. Jika sekali berbelanja seorang ibu menggunakan 4 buah plastik, maka dalam seminggu seorang ibu telah menghasilkan sampah plastik sebanyak 28 buah, dalam sebulan 112 buah, dalam setahun 1344 buah. Bayangkan berapa ibu di Indonesia yang berbelanja dalam sehari dengan menggunakan 4 buah kantong plastik yang berbeda ukuran?

 

Lalu apa dampaknya terhadap pemanasan Global?

Kantong plastik terbuat dari polyethene (PE), suatu bahan thermoplastic yang lebih dari 60 juta ton bahan ini diproduksi setiap tahun di seluruh dunia terutama menjadi kantong plastik.

Untuk memproduksi 1 ton plastik diperlukan 11 barel minyak mentah (BBM) dan setiap tahunnya diperlukan 12 juta barel minyak yang menghasilkan emisi gas rumah kaca cukup besar, ditambah lagi sekarang terjadi krisis minyak yang mengakibatkan melambungnya harga BBM.

 

Apa yang harus dilakukan?

 

Sederhana…… Katakan ‘TIDAK’ pada ’PLASTIK’. Jika anda mencintai bumi tempat anda tinggal saat ini untuk kemudian dinikmati juga oleh anak cucu anda, belajarlah untuk mencintai bumi. Gantilah kantong plastik dengan tas belanja sendiri yang dapat digunakan berulang-ulang.

 

Jika hanya membeli sedikit, tolaklah pemberian kantong plastik dari toko dan masukkan barang belanjaan ke dalam tas Anda sendiri. Ingat, kantong kresek adalah “bonus” yang tak berguna

Anjurkan keluarga, teman, dan tetangga untuk mengurangi pemakaian kantong plastik, dengan menjelaskan bahaya-bahaya yang ditimbulkannya. Jadilah “agen” penyelamat lingkungan.

Dengan mengubah kebiasaan kecil, Kita akan berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Anda bisa jika Anda mau dan peduli .

 

 

 

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s